BEDAH BUKU
PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DAN CARA PRAKTIS
PENINGKATANNYA
PENDAHULUAN
Secara sederhana bedah buku
didefinisikan sebagai sebuah keiatan mengungkapkan kembali isi suatu buku yang
ditulis penulis secara singkat dan memberikan saran terkait kekurangan dan
kelebihan buku tersebut.Bedah buku berkaitan dengan dunia tulis menulis yang
merupakan kegiatan intelektualitas yang sangat bermanfaat.
Berdasarkan uraian diatas saya
mencoba membedah buku yang berjudul “Perkembangan Anak Usia Dini dan Cara
Praktis Peningkatannya”,sebagai tugas perdana yang diberikan dosen kepada kami
semua.Buku “Perkembangan Anak Usia Dini dan Cara Praktis Peningkatannya”
karangan DR.H.Hendra Sofyan.Msi yang diterbitkan oleh Infomedika di jakarta
tahun 2015,yang dimuat dalam 286 halaman yang terdiri dari 8 bab pembahasan
mengenai pendidikan anak usia dini yang sesuai dengan rujukan kurikulum
pendidikan dan sesuai dengan prinsip,karakteristik,serta hakikat perkembangan
anak.
PEMBAHASAN
BAB
1 : HAKIKAT DAN LANDASAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
Perkembangan dan pertumbuhan
anak sanat perlu dipahami sebab setiap anak itu berbeda.Untuk itu peran orang
tua dan pendidik dimasa ini sangat dibutuhkan dan sangat penting bagi
pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini.Orang tua dan pendidik dituntut
untuk memahami berbagai aspek perkembangan anak.
A.
Pengertian
Perkembangan Anak Usia Dini
Terdapat
berbagai definisi mengenai perkembangan anak usia dini.Untuk mempersingkat
penjelasan,saya hanya mengambil satu suduut pandang saja dari 3 sudut pandang
yang disajikan dalam buku ini.Lerner dan Hultch dalam Fauzia Aswin Hadis
mengatakan bahwa perkembangan manusia sesungguhnya berlangsung sepanjang
hidup.Perkembangan manusia itu perubahan yang berkesinambugan yang terjadi
secara berangsur tetapi bisa juga secara tiba-tiba.
B.
Prinsip
Perkembangan
Didalam
kehidupan yang namanya perkembangan pasti memiliki sebuah proses.Sebelum
melewati proses kita harus memahami berbagai prinsip agar proses tersebut dapat
berhasil.Nah,didalam buku ini memuat berbagai prinsip perkembangan yang
dikemukakan para ahli salah satunya oleh Myers dalam Soegeng Santoso.Menurut
Myers prinsip perkembangan itu bersifat multidimensional,integral,berlangsung
secara berkesinambungan,muncul sebagai akibat interaksi,dan perkembangan yang
berpola.
C.
Teori
Aspek Perkembangan
a.
Perkembangan
Aspek Motorik
Aspek motorik itu berhubungan dengan fisik,yaitu
kemampuan anak melakukan gerakan kasar dan halus,melatih kemampuan mengelola
dan mengontrol kegiatan tubuh serta meningkatkan keterampilan tubuh dan cara
hidup sehat sehingga menunjang pertumbuhan jasmani yang kuat,sehat,dan
terampil.
b.
Perkembangan
Aspek Bahasa
Perkembangan bahasa bagi anak usai dini dapat
ditingkatkan agar pengembangan berbahasa mampu mengungkapkan pikiran melalui bahasa
yang sederhana secara tepat,mampu berkomunikasi secara efektif dan membangkikan
minat untuk berbahsa dengan baik dan benar.
c.
Perkembangan
Aspek Emosi
Emosi setiap anak sangat berbeda-beda,apalagi bila
dibedakan berdasarkan rentang usia.Jadi kita tidak bisa menyamakan emosi setiap
anak.Perbedaaan itu berlandaskan dari perbedaan cara belajar dan kesempatab
belajar setiap anak.
d.
Perkembangan
Aspek Kognitif
Perkembangan Kognitif adalah proses yang terjadi
secara internal dalaama otak pada waktu manusia sedang berpikir.Kemampuan ini
berjalan bertahap sesuai dengan perkembangan saraf yang berada dalam susunan
saraf pusat otak.Oleh karena itu pada masa ini anak mengalami rasa keinginan
tahuan yang tinggi terhadap sesuatu.
e.
Perkembangan
Aspek Moral
Berdasarkan beberapa pendapat para ahli dapat
disimpulkan bahwa moral berperan penting dalam aspek perkembangan anak usia
dini.Disini anak dituntut untu melakukan kegiatan yang sesuai dengan aturan.Ini
bertujuan untuk melatih sikap mereka agar tercapainya perilaku yang baik yang
tertanam pada diri anak.
BAB
II : ANAK USIA DINI
Anak usia dini adalah individu
yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan fundamental
bagi kehidupan selanjutnya.
A.
Cara
Belajar Anak Usia Dini
Di
usia dini anak lebih memprioritaskan dirinya untuk senantiasa bermain.Terbukti
bahwa metode bermain itu memberikan sumbanganyang berarti bagi perkembangan
anak.Artinya tidak diragukan lagi bahwa bermain dapat digunakan sebagai salah
satu metode pembelajaran yang efektif bagi anak usia dini.
B.
Pengertian
Bermain
Bermain
adalah suatu kegiatan atau tingkah laku yang dilakukan anak secara sendirian
maupun berkelompok,menggunakan alat atau tidak untuk mencapai tujuan
tertentu.Jadi bermain merupakan metode efektif dalam perkembangan anak usai
dini.Melalui bermain dapat dikembangkan aspek perkembangan antara lain,dapat
meningkatkan aspek
sosial,fisik,motorik,kreativitas,emosi,kepribadian,peran,bahasa,minat,kognitif,dan
moral.
C.
Belajar
Melalui Bermain
Seperti
yang kita tahu pada usia dini anak lebih suka belajar dengan metode
bermain.Untuk itu Tk dirancang khusus seagai wadah untuk melakukan metode
belajar sambil bermain.Tetapi jangan salah TK menerapkan metode bermain dengan
suatu tujuan dan alasan yang tepat.Kita tahu bahwa bermain bisa dilakukan
sendiri atau berkelompok.ketika permainan dilakukuan secara berkelompok itu
melatih anak untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan teman
sekelompoknya.Selain itu bermain juga melatih kedisplinan anak terhadap
berbagai hal,dan juga dalam bermain anak dituntut untuk mentaati peraturan yang
ada dalam permainan tersebut.Jadi terbukti bahwa TK tidak hanya sebagai tempat bermain saja melainkan juga
tempat untuk belajar.
D.
Pengaruh
Bermain Bagi Perkembangan Anak
-
Perkembangan
fisik
-
Dorongan
berkomunikasi
-
Penyaluran
bagi energi emosional yang terpendam
-
Penyalur
bagi kebutuhan da keinginan
-
Sumber
bermain
E.
Hakikat
Anak Usia Dini
Anak
usia dini adalah individu yang menjalani proses perkembangan dengan pesat dan
fundamental bagi kehidupan selanjutnya.
F.
Landasan
Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini
a.
Landasan
Yuridis
-
UU
No 2 Tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan
bangsa.
-
Pasal
28B ayat 2
-
Pasal
28C ayat 2
-
UU
RI No.20 Tahun 2003
-
UU
RI No.23 Tahun 2002
b.
Landasan
Filosofis dan Religi
c.
Landasan
Keilmuan dan Empiris
BAB
III : PENDEKATAN TEMATIK
Pembelajaran tematik merupakan
strategi pembelajaran yang melibatkan beberpa bidang pengembangan untuk
memberikan pengalaman yang bermakna kepada anak.
A.
Pengertian
Tema
Tema
merupakan wadah untuk mengenalkan anak didik secara utuh maksudnya menyatukan
kurikulum dalam satu kesatuan yang utuh.
B.
Prinsip
Tema
-
Menyediakan
kesempatan terlibat langsung dengan objek
-
Menciptakan
kegiatan yang melibatkan seluruh indera
-
Membangun
kegiatan dari minat
-
Menghargai
perbedaan individu
C.
Pengertian
Pembelajaran Tematik
Pembelajaran
tematik adalah pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan
beberapa mata pelajaran sehingga dapat
memberikan pengalaman bermakna kepada siswa.
D.
Landasan
Pembelajaran Tematik
-
Progresivisme(Proses
pembentukan ditekankan pada kreatifitas)
-
Konstruktivisme
(Kemampuan interaksi siswa secara langsung)
-
Humanisme(Melihat
siswa dari keunikan,potensi,dan motivasi yang dimilikinya)
E.
Arti
Penting Pembelajaran Tematik
Pembelajran
tematik lebih menekankan pada keterlibatan siswa dalam proses belajar secara
aktif dalam proses pembelajaran,sehingga dapat memperoleh pengalaman langsung
dan terlatih menemukan sendiri berbagai pengetahuan yang dipelajarinya.Berikut
manfaat pembelajaran dengan pemanfaatan tema yaitu,isi mata pelajaran akan
terjadi penghematan karena tumpang tindih materi yang dikurangi bahkan
dihilangkan,siswa dapat melihat hubungan sebab akibat dari isi
pembelajaran,peguasaan konsep menjadi lebih baik.
F.
Karakteristik
Pembelajaran Tematik
-
Berpusat
pada siswa
-
Memberikan
pengalaman langsung
-
Pemisahan
matapelajaran tidak begitu jelas
-
Menyajikan
konsep dari berbagai matapelajaran
G.
Langkah
Pengembangan Dan Pemilihan Tema
Ada
begitu banyak langkah yang dimuat dibuku ini diantaranya,membuat tema,membuat
model keterpaduan tema,menuangkankan sub tema yang berhubungan dengan tema
tersebut,menentuukan jumlah sub tema,mengurutkan sub tema,menjabarkan sub
tema,mengembangkan sub tema,melakukan pembagian pada materi dan tema.
H.
Strategi
Pelaksanaan Pembelajaran Tematik
Menurut
Dick and Carey(1985) dalam Trianto mengemukakan bahwa suatu strategi
pembelajaran menjelaskan komponen umum dari suatu set bahan pembelajaran dan
prosedur yang digunakan bersama bahan tertentu untuk menghasilkan hasil belajar
tertentu pada peserta didik.Lima komponen yang digunakan dalam pembelajaran
yaitu:kegiatan pembelajaran,penyajian informasi,partisipasi mahasiswa,tes,dan
tindak lanjut.
BAB
IV : PELAKSANAAN KBM DI TAMAN KANAK-KANAK
Pelaksanaan KBM di TK meliputi :
Kegiatan baris-berbaris,kegiatan pembukaan(menanyakan kabar atau
sebagainya),kegiatan inti(kegiatan yang berhubungan dengan tematik),kegiatan
makan,waktu istirahat,kegiatan penutup.
BAB
V : PENINGKATAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DAN KAITANNYA DENGAN PTK
Pada bab ini memuat tentang
hasil survei atau penelitian terhadap peningkatan perkembangan anak usia dini
dengan PTK yang dilakukan di Taman Kanak-kanak Nakia Gambrit
Jatiwaringin,Pondok Gede Bekasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
perkembangan anak usia dini pada setiap perkembangan yang disertai cara
meningkatkan perkembangannya dengan pendekatan tematik.Penelitian ini
menggunkan metode observasi lapangan,metode gabungan kualitatif dan
kuantitatif,metode action research.hasil dari penelitian tersebut dibagi
menjadi dalam berbagai aspek anatara lain :
-
Emosi
: melalui bermain anak dapat berekspresi dan mengatasi masalah dengan cara yang
positif.
-
Sosial
: mengembangkan kemampuan bersosialisasi,memperluas empati,mengurangi sikap
egosentris.
-
Bahasa
: dapat memperluas kosa kata
-
Kognitif
: bermain dapat mengembangkan pemahaman tentang diri sendiri.
-
Motorik
: bermain dapat memberikan kesempatan gerak yang luas.
-
BAB
VI : RENCANA KEGIATAN HARIAN ATAU RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN
Sebelum melakukan kegiatan
belajar mengajar guru harus menyiapkan RKH dan merancang RKM agar kegiatan
pembelajaran dapat terarah serta mencapai tujuan.Guru harus membuat tema
pembelajaran yang masih berhubungan dengan bermain karena seperti yang kita
tahu anak pada usia dini ini lebih menyukai bermain sambil belajar.
BAB
VII : ALAT UKUR PERKEMBANGAN ANAK
Untuk mengetahui perkembangan
anak maka dibutuhkan pengukuran yang menggunakan metode assegment ,setelah data
assegment dikumpulkan maka kita harus mencari rerata yag nantinya menjadi tolak
ukur berhasil atau tidak nya seorang anak itu berkembang.
KESIMPULAN
Dalam
buku ini memuat tentang pedoman atau metode yang membahas tentang perkembangan
anak usia dini yang sangat sederhana sehingga dapat mudah dipahami serta dapat
diterapkan dalam sistem pembelajaran.Dengan adanya buku ini membuat para
pendidik sadar bahwa banyak sekali aspek yang menunjang kegiatan tumbuh kembang
para peserta didik. Buku ini memiliki kelebihan diantaranya
Tampilan
: Bagus dan menarik.Gambar cover terlihat sangat jelas bahwa suasana nya sedang
melakukan proses belajar mengajar.
Bahasa
: Sudah memenuhi kaidah tata bahasa baku,membacanya terasa ringan dan mudah
dipahami karena bahasanya yang populer sehingga topik yang teoritis dan berat
menjadi bagian yang sangat dinikmati.
Isi
: Inovatif,lengkap memberikan gambaran yang perlu digali dalam perkembangan anak
usia dini.
Sedangkan
kekurangan buku ini adalah didalam buku ini kami rasa contoh yang dimuat dalam
buku ini sangat terperinci sekali sehingga kami belum dapat memahaminya secara
utuh hendaknya contoh-contoh itu dimuat secara lebih detail sehingga kami mudah
memahaminya.